Apa itu Jaringan Komputer? Jaringan
komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar
komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan
komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan
komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang
meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim
layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem
client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Jaringan Kabel
Kabel jaringan adalah sebuah sistem jaringan
komputer yang menggunakan kabel sebagai media utama dalam melakukan transmisi
paket data. Koneksi jaringan menggunakan kabel dapat diterapkan pada hampir
seluruh jenis jaringan, Kabel jaringan saat ini masih banyak digunakan meskipun
sudah ada alat alternatif lain yaitu menggunakan jaringan wireless.

Jaringan Nirkabel
Jaringan nirkabel (Inggris: wireless network)
adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem komputer
tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan
komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar
bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya
dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis
jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan
kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.
Jenis Jenis Jaringan
1. PAN (Personal Area Network)
PAN atau bisa disebut Personal Area Network. Ini
adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer dengan
perangkat lain (termasuk telepon dan asisten pribadi digital) yang dekat dengan
satu orang. Perangkatnya bisa merupakan milik atau bukan milik orang tersebut.
Jangkauan dari PAN ini biasanya antara 4 – 10
meter saja. Personal Area Network (PAN) dapat digunakan untuk komunikasi antara
perangkat pribadi mereka sendiri (intrapersonal communication), atau untuk
menghubungkan ke tingkat yang lebih tinggi dan jaringan Internet (an uplink).
*Penghubung dalam jaringan PAN :
1. Bluetooth
2. Infrared
3. Wireless
4. Gelombang Radio
*Perangkat yang dapat dihubungkan pada jaringan
PAN
1. Telepon atau Handphone
2. Televisi
3. Komputer/Laptop
4. Internet
5. AC
6. Printer
7. Dan lain sebagainya
*Kegunaan Personal Area Network (PAN)
1. Menghubungkan perangkat-perangkat computer
2. Sebagai media komunikasi antara perangkat
sendiri (komunikasi personal)
3. Transfer data antara perangkat pribadi.
4. Dan lain sebagainya
2.
LAN(Local Area Network)
LAN atau bisa disebut Local Area Network
merupakan jaringan komputer dengan cakupan jaringan yang wilayahnya kecil
seperti jaringan komputer gedung, kampus, kantor, sekolah, di dalam rumah, atau
di dalam satu ruangan. Kebanyakan LAN saat ini berbasis teknologi Ieee 802.3.
Ethernet dan menggunakan perangkat switch yang
memiliki kecepatan transfer data 10, 100, 1000 Mbit/s. Saat ini teknologinya
menggunakan 802.11b atau WiFi untuk membuat LAN.
Setiap komputer atau node memiliki daya
komputasi sendiri. Hal ini tidak sama dengan konsep dump termimal. Tiap
komputer juga mampu mengakses sumber daya di LAN sesuai hak akses yang sudah
diatur. Sumber daya ini dapat berupa perangkat atau data seperti printer.
Di Local Area Network (LAN), pengguna juga bisa
berkomunikasi dengan pengguna lainnya dengan aplikasi yang sesuai. Salah satu komputer dalam jaringan Local Area
Network (LAN) biasanya digunakan sebagai server yang mengatur seluruh sistem di
jaringan itu.
LAN dapat menghubungkan sebuah perangkat ke
internet dengan menggunakan berbagai perangkat jaringan yang cukup sederhana.
Seperti hanya dengan menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair), Hub,
Switch, Router, dan lain sebagainya.
*Karakteristik Local Area Network (LAN)
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang
disewa dari operator telekomunikasi
3. MAN (Metropolitan Area Network)
MAN atau bisa disebut Metropolitan Area Network
merupakan suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan
tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran,
pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN.
Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km,
MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar
kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang
berada dalam jangkauannya. Untuk bisa membuat sebuah jaringan Metropolitan
Area Network (MAN), biasanya akan dibutuhkan operator telekomunikasi yang mana
dapat menghubungkan antara jaringan komputer dengan jaringan komputer lainnya. Misalnya, Jaringan Bank antar wilayah agar dapat
saling berhubungan dengan antar wilayah yang ada.Jaringan Metropolitan Area
Network (MAN) ini mencakup suatu kota atau wilayah yang dibekali dengan
kecepatan transfer data yang cukup tinggi. Dapat dikatakan jika jaringan MAN
ini merupakan gabungan dari beberapa jaringan Local Area Network (LAN).
Jaringan Metropolitan Area Network (MAN) ini
hanya mempunyai 1 atau 2 kabel namun tidak dilengkapi dengan elemen switching
yang dapat berfungsi untuk membuat rancangan menjadi lebih simpel. Kabel tersebut berfungsi untuk mengatur paket
daya dengan melalui kabel output. Namun ada alasan utama mengapa Metropolitan
Area Network (MAN) dipisahkan sebagai kategori khusus.
*Karakteristik Metropolitan Area Network (MAN)
1. Meliputi area seluas antara 5-50km.
2. Sebuah MAN (seperti WAN) umumnya tidak
dimiliki oleh satu organisasi.
3. MAN sering bertindak sebagai jaringan
kecepatan tinggi untuk memungkinkan berbagi sumber daya daerah.
4. MAN berukuran lebih besar dan biasanya
memakai teknologi yang sama dengan LAN.
5. Hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan
tidak memiliki elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui
beberapa output kabel.
Dapat disimpulkan jika jaringan Metropolitan
Area Network (MAN) merupakan jaringan komputer yang mengcover sebuah lingkup
wilayah serta merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN. Jaringan MAN ini
dapat mudah ditemukan pada bank, mall, sekolah, kantor, pabrik, dan lainnya.
4. WAN
(Wide Area Network)
WAN atau bisa disebut Wide Area Network
merupakan Jaringan Komputer yang mencakup Area yang besar sebagai contoh yaitu
jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat
didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan
saluran komunikasi publik.
*Karakteristik Wide Area Network (WAN)
1. Wide Area Network (WAN) digunakan untuk
menghubungkan perangkat-perangkat yang tidak dapat dihubungkan melalui jaringan
LAN dan jaringan MAN. Oleh karena itu jaringan Wide Area Network (WAN) ini
digunakan untuk menghubungkan jaringan yang sangat luas.
2. Wide Area Network (WAN) memiliki cangkupan
area yang sangat luas. Jadi biasanya pada jaringan WAN akan melibatkan Operator
telekomunikasi, tujuannya menggunkan operator telokomunikasi yaitu supaya
perangkat-perangkat yang ada dalam jaringan WAN dapat saling berkomunikasi satu
sama lain.
3. Menggunkan koneksi serial dari berbagai macam
jenis untuk dapat mengakses bandwith dalam lokasi yang berjauhan atau luas. Dapat melakukan pertukaran paket data maupun
frame antar router atau switch dan jaringan LAN yang sudah dibangun.
4. Bekerja pada layer fisik dan pada layer data
link dari layer Open Systems Interconnection (OSI).
Perangkat (Hardware) Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN) menghubungkan beberapa
Local Area Network (LAN) melalui jalur komunikasi dari Service Provider. Karena
jalur komunikasi tidak bisa langsung dimasukkan ke LAN maka diperlukan beberapa
perangkat interface.
*Perangkat–perangkat tersebut antara lain:
1. Router
2. Channel Service Unit (CSU) / Data Service
Unit (DSU)
3. Modem
4. Communication Server
*Fungsi dari Jaringan Wide Area Network (WAN)
1. Menghubungkan jaringan LAN dan jaringan MAN
menjadi satu jaringan
2. Membantu mempercepat proses berbagi data atau
sharing file
3. Untuk mempercepat sekaligus mempermudah arus
komunikasi dan informasi
4. Update data antar perusahaan atau kantor
dapat dilakukan setiap saat
5. Menghemat biaya operasional
6. Mencegah terjadinya miskomunikasi
7. Mendukung operasionalitas dari sebuah
perusahaan multinasional dan internasional
8. Sarana menyampaikan informasi jadi lebih
mudah, cepat dan efisein
9. Update data antar perusahaan atau kantor
dapat dilakukan setiap saat dengan mudah dan murah
Dapat disimpulkan jika jaringan Wide Area
Network (WAN) adalah jaringan yang mencakup area yang sangat luas yang
menjangkau batas provinsi bahkan sampai Negara yang ada di belahan bumi lain
bahkan mencakup benua.
IP ADDRESS
IP
Address (Internet Protocol Address) adalah nomor biner atau identitas numerik
yang yang dipakai disetiap komputer agar komputer tersebut dapat saling
berhubungan. IP Address terdiri dari 4 blok angka desimal dimana angka tersebut
tidak boleh melebihi nilai 255. Sebenarnya komputer hanya mengirim dan menerima
data dalam bentuk kode biner (hanya angka satu dan nol). IP Address yang
terdapat dalam komputer juga merupakan sebuah kode biner yang di terjemahkan
kedalam angka – angka.
Jenis Jenis IP ADDRESS
1. IP Static
IP Static adalah ip yang ditetapkan secara
manual dan tidak akan berubah-ubah, serta diubah oleh admin. IP statis biasa
dipakai pada jaringan lokal, IP statis ini biasa disetting pada router agar
supaya mudah dikenali dan mudah di ingat. IP statis ini masih banyak digunakan
oleh ISP.
Kelebihan IP Address Static :
- Admin dapat mengontrol setiap host pada jaringan karena telah mengetahui alamat
IP masing masing host dengan begitu penanganan terhadap ganguan jaringan pada
host atau pun pada jaringannya akan lebih cepat karena admin telah memiliki
alamat IP setiap host sehingga akan lebih cepat dalam menangani ganguan baik
secara fisik atau non fisik.
- Saat melakukan sharing data admin dapat
memetakan host mana yang berhak dan tidak berhak mendapat data yang dishare.
- Dengan teknik penomeran IP Static akan
memperkecil resiko kesalahan dalam mentransfer data atau sharing data.
- Management alamat IP dapat
dilakukan dengan lebih mudah.
- IP Address Statis lebih dapat
diandalkan untuk Voice Over Internet Protocol (VOIP)
Kekurangan IP Address Static:
- Penggunaan penomeran IP Address
Statis akan merepotkan jika diterapkan pada jaringan besar misalnya melibatkan
hingga 100 host atau lebih, karena admin harus memberikan satu persatu alamat
IP pada host tersebut.
-
Penerapan penggunaan Ip Address Statis terbatas pada beberapa komputer saja dan
biasanya hanya diterapkan pada jaringan LAN saja.
2. IP Dinamic
IP dinamic adalah IP yang tidak tetap bisa
berubah ubah sesuai dengan masa peminjamannya. IP dinamic ini didapatkan dari
router menggunakan DHCP server. IP dinamic adalah IP yang dipinjamkan kepada
komputer agar terhubung dengan internet. IP dinamic ini mempunyai batasan waktu
dan batasan IP address. Jadi dirouter itu mempunyai DHCP server yang menyewakan
IP address kepada client yang ingin terhubung dengan internet dan waktu sewanya
pun suda di tentukan oleh pihak admin yang mengelola jaringan. Sedangkan IP
address yang disewakan mempunyai batasan yang sudah ditentukan oleh DHCP
server, contoh IP yang disewakan adalah 192.168.1.21 sampai 192.168.1.30
berarti client yang bisa terhubung hanya 10 client. Jadi yang dimaksud IP
dinamic itu 192.168.1.21 - 192.168.1.30, jika masa peminjaman ip 192.168.1.21
sudah berakhir maka client akan meminta IP baru seperti 192.168.1.22 dan kalau
IP address tersebut telah terpakai semua maka client tersebut tidak akan
mendapat IP baru dan tidak terhubung ke internet.
Kelebihan IP Address Dynamic :
- Memudahkan dalam transfer data kepada PC
client lain atau PC server. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis
dan konfigurasi lain.
- Karena penomeran bersifat dynamic maka
DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang tidak bisa dipakai
oleh client yang lain.
- DHCP memungkinkan suatu client
menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
- IP address dynamic biasanya diterapkan pada
jaringan besar yang memiliki banyak host misalnya jaringan yang memiliki lebih
dari 100 host.
- Menghemat tenaga dan waktu dalam pemberian
IP.
- Mencegah terjadinya IP conflict.
- Penomoran IP address dynamic biasanya
diterapkan pada jaringan hotspot atau wireless.
Kekurangan IP Address Dynamic :
- Pada IP address dynamic penomoran di berikan
oleh server DHCP secara otomatis dan jika server mati maka semua client akan
disconnect dan tidak terhubung.
- Jika terjadi ganguan pada jaringan,
admin akan kesulitan untuk mengidentifikasi ganguan tersebut.
- Maintenance pada penomeran IP address dynamic
lebih sulit karena semua IP bersifat dinamis dan tidak tetap jadi bisa selalu
berubah-ubah client.
- Admin
akan kesulitan dan akan memakan waktu lama untuk melacak client yang melakukan
pelanggaran otoritas karena admin tidak dapat mengetahui persis para pemilik
IP.
- Untuk
alasan keamanan jaringan IP address dynamic harus memiliki tingkat keamanan
yang tinggi karena pemberian IP secara otomatis dapat dimanfaatkan untuk
melakukan tindakan melanggar otoritas.